
Layanan pesan-antar makanan daring telah tumbuh pesat di Indonesia, salah satunya melalui ShopeeFood. Namun di balik tumbuhnya pasar ini, muncul tantangan bagi mitra driver, terutama terkait tarif pengantaran, sistem insentif, dan beban kerja. Di wilayah Yogyakarta, terdapat indikasi munculnya konflik internal di antara driver: sebagian memilih melakukan “off-bid” (tidak menerima order) sebagai bentuk protes terhadap kebijakan aplikator, sementara sebagian lainnya tetap “on-bid” (melanjutkan menerima order) karena alasan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang, dinamika konflik, dan dampaknya terhadap driver, konsumen, dan platform. (Selengkapnya unduh di tautan)